Jetty Operation



tag LOTO, video safety induction, video k3, video safety induksi kantor, induksi karyawan, video induksi tamu, jasa video safety,induction video,jasa video hse,safety poster,bekerja di ketinggian,alat pelindung diri,APD, APAR, Helm safety, video she, pertamina,video safety tambang,video safety mining tambang


Ketika anda bekerja di area jetty, anda wajib :

  1. mengenakan Life Jacket/ Baju Pelampung saat berada di area Jetty Terminal Khusus Batubara atau mematuhi rambu-rambu keselamatan yang telah terpasang.

  2. Memperhatikan semua jalan gang, anjungan, struktur dan tangga kerja di Jetty.

  3. Selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Pengawas atau dengan Port Cain.


Kegiatan Workshop dan Warehouse

Jika anda bekerja di area Workshop, selalu menggunakan APD sesuai dengan jenis pekerjaan.

  1. Selalu memakai sarung tangan untuk tugas-tugas manual, kecuali memang tidak aman melakukannya atau pekerjaan secara praktis tidak dapat dilakukan menggunakan sarung tangan.

  2. Menentukan beban dengan baik pada saat pengangkatan dan memperhatikan lingkungan sekitarnya.

  3. Menggunakan peralatan tangan/kunci-kunci sesuai dengan peruntukannya.

  4. Mengoperasikan alat dan mesin sesuai petunjuk yang telah diberlakukan.

  5. Menggunakan alat pelindung sesuai pekerjaan.

  6. Menjaga kebersihan tempat dan peralatan serta mesin.

Area workshop juga mempunyai tempat penyimpanan barang yang disebut gudang atau warehouse, aktivitas di warehouse mempunyai resiko pekerjaan yang tinggi. Aktivitas tersebut meliputi pengangkatan barang dengan alat (forklift) dan pengangkatan barang secara manual.


Karyawan yang mengoperasikan forklift harus memiliki ijin, Pastikan prosedur untuk pengangkatan barang menggunakan forklift dijalankan, karyawan yang mengoperasikan forklift dilarang menggunakan telepon selular atau handphone. Karyawan dilarang melintas atau bekerja dibawah alat angkat forklift.


Untuk pengangkatan barang secara manual berat barang tidak lebih dari 18 kg. Pastikan karyawan melakukan sesuai dengan prosedur, jangan mengangkat barang dengan posisi badan membungkuk. Apabila menempatkan barang di rak atas atau yang tidak terjangkau menggunakan tangga. Pastikan barang dipindahkan secara bergiliran atau di transfer ke tempatnya.


Kerika anda akan melakukan pengangkatan secara manual, anda harus memperhatikan hal-hal berikut :

  • Perhatikan posisi tubuh, tegap dan siap.

  • Pastikan berat benda yang akan diangkat, sesuaikan dengan kemampuan.

  • Perhatikan posisi tangan saat akan menurunkan benda, pastikan tangan tidak terjepit.


Pengelolaan limbah B3 Cair

Workshop menghasilkan banyak limbah seperti limbah organik, limbah an-organik dan limbah B3, semua limbah tersebut harus dikelola dengan baik dengan menyediakan tempat sampah sesuai dengan jenisnya.

  1. Tempah sampah berwarna hijau untuk limbah organik seperti sisa makanan / limbah domestik, limbah dapur.

  2. Tempat sampah berwarna merah untuk Limbah an-organik seperti botol atau gelas plastik, logam dan besi.

  3. Tempat sampah berwarna hitam untuk Limbah B3 seperti oli, solar, bensin, grease bekas sisa hasil produksi.


Pengelolaan Limbah B3 Padat

Untuk limbah B3 harus dilakukan dengan pengelolaan khusus sesuai dengan peraturan yang berlaku, Jika anda menangani limbah b3 padat,

  • petugas wajib menggunakan APD.

  • Limbah b3 padat di kelompokan berdasarkan karakteristik B3 dan jenisnya.

  • Lakukan pencatatan limbah b3 padat di log book.

  • Limbah b3 tersebut di masukan ke dalam drum dan di tempatkan di atas palet menggunakan drum lifting untuk menggeser palet.

  • Pasang stiker karakteristik limbah dan stiker identitas limbah.

  • Dan lengkapi isian stiker identitas limbah tersebut.

  • Waktu penyimpanan paling lama adalah 90 hari.

sampah:

  • Organik: untuk sisa makanan, tulang, duri, daun kering, daging, dan sejenisnya

  • Daur dan guna ulang: untuk botol kaca, plastik, kaleng, kertas HVS, kardus, koran, majalah, buku bekas, dan sejenisnya

  • Residu: untuk kain, puntung rokok, dan lain-lain

  • B3.

a. Coal Scanner

  • perizinan.

  • prosedur kerja, bahaya radiasi dan jarak aman berada di area CS.

  • Tim penanganan sumber radio aktif dan rentang waktu.

  • Setiap pekerja baik yang terdaftar sebagai pekerja radiasi maupun tidak, wajib melapor ke Petugas Proteksi Radiasi (PPR) untuk medapatkan ijin sebelum memasuki area Coal Scanner.

  • Jika surveymeter membaca laju dosis lebih dari 10 µSv/jam pada jarak 1 meter permukaan coal scanner, segera menjauh dari sumber radiasi dan laporkan ke Petugas Proteksi Radiasi.


b. Infrared sensor temperature:

  • prosedur kerja Infrared untuk mencegah batubara panas termuat ke tongkang.

  • Periksa peralatan infrared sensor temperatur setiap awal shift.

  • Pastikan alat infrared sensor tidak trip saat out-loading conveyor dijalankan kosongan atau tanpa muatan batubara.

  • Pastikan pembacaan temperatur alat infrared sensor benar, bandingkan pembacaan dengan portable thermo gun.

  • Lakukan perbaikan terhadap alat infrared sensor temperatur, bilamana alat tersebut tidak berfungsi atau melakukan kalibrasi jika terjadi perbedaan yang signifikan antara infrared sensor dengan portable thermogun.

  • Operasikan belt conveyor out-loading dengan muatan batubara. Alat sensor ini bekerja secara real time dan jika batubara yang dimuat ke tongkang terdeteksi lebih dari 40oC maka belt conveyor out-loading secara otomatis akan berhenti (trip) dan ditandai dengan lampu rotary akan menyala. Alat sensor ini disetting dengan batas maksimal 40oC.

  • Informasikan kepada pengawas jika alat infrared sensor temperatur aktif.

  • Hentikan operasional loading baik dari stockpile maupun bypass untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

  • Pastikan kondisi batubara disepanjang belt conveyor tidak ada nyala api dan melakukan verifikasi batubara dari bypass dan R/L stockpile menggunakan thermo-gun oleh tim CPQC lapangan. Jika batubara yang ada diatas belt conveyor dengan kriteria sebagai berikut:

  1. 8.1 Jika temperatur > 55oC atau ditemukan ada nyala api, maka batubara yang sudah terlanjur dimuat disepanjang jalur belt conveyor out-loading harus dibuang.

  2. 8.2 Jika temperatur > 40oC dan < 55oC, maka batubara yang sudah terlanjur dimuat disepanjang belt conveyor outloading didiamkan terlebih dahulu (cooling down) selama 15 menit kemudian dapat dilanjutkan pemuatan ke tongkang.

  3. 8.3 Batubara yang termuat di jalur inloading dengan temperatur >40oC akan diarahkan ke stockpile untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

  • Buang batubara yang sudah terisi disepanjang belt conveyor terlebih dahulu sebelum conveyor kembali dijalankan.

  • Lakukan reset langsung terhadap alat infrared sensor temperatur.

  • Jalankan kembali operasional conveyor out-loading ke tongkang seperti semula.


c. Grizzly

  • sebagai proteksi kontaminasi non metal seperti: kayu, batu, clay dll.

  • Grizzly dipasang disemua titik conveyor outloading dan beberapa jalur inloading.


d. Menumpang sarana air (speed boat) di area Terminal Khusus Batubara

Dalam menumpang sarana air (speed boat) dipastikan:

  • menggunakan APD yang ditentukan (pelampung, baju/rompi reflektor, sepatu safety, kaca mata safety).

  • Speedboat dalam kondisi baik.

  • Dilakukan briefing dengan tim lapangan.

  • Berpegangan dengan aman dan nyaman saat naik/turun maupun saat menumpang speedboat.

  • Tidak meninggalkan sampah setelah menumpang dan sampah tidak mencemari lingkungan.




Setiap perusahaan memiliki regulasi yang berbeda, pastikan anda mengetahui dan menaati sesuai regulasi di perusahaan anda.


Jika anda membutuhkan safety video, safety sign, safety poster, safety handbook, safety stiker, label LB3, stiker label B3, tag loto dan media kampanye HSE lainnya, silahkan email ke info@andromeda.id. atau bisa menghubungi di 0895708137373


tag LOTO, video safety induction, video k3, video safety induksi kantor, induksi karyawan, video induksi tamu, jasa video safety,induction video,jasa video hse,safety poster,bekerja di ketinggian,alat pelindung diri,APD, APAR, Helm safety, video she, pertamina,video safety tambang,video safety mining tambang






0 views0 comments